Saturday, January 17, 2026
KataKabar Online
  • KataKabar
  • Histori
  • Tokoh
  • Budaya
  • Misteri
  • Ragam
No Result
View All Result
  • KataKabar
  • Histori
  • Tokoh
  • Budaya
  • Misteri
  • Ragam
No Result
View All Result
KataKabar Online
No Result
View All Result
Home Tokoh

Raden Ayu Tan Peng Nio: Kisah Sang Mulan van Java

January 15, 2024
in Tokoh
Raden Ayu Tan Peng Nio: Kisah Sang Mulan van Java

(Ilustrasi: KataKabar Online)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp
Raden Ayu Tan Peng Nio, mengalami pelarian saat perang Geger Pacinan. Lalu, ia menjadi bagian dari pasukan KRAT Kolopaking II, menyamar sebagai prajurit laki-laki, dan berhasil melibas penindasan Belanda dalam perang yang berlangsung selama 16 tahun.

KataKabar Online: Tokoh – Raden Ayu Tan Peng Nio, seorang perempuan pejuang keturunan Tionghoa. Ia melibatkan diri dalam perang Geger Pacinan melawan tentara Belanda. Namun, sebelum terjun ke dunia peperangan, kisah hidupnya penuh liku-liku yang dimulai dari keluarga dan keputusan berani yang diambilnya saat itu.

Latar Belakang Keluarga dan Pemberontakan

Tan Peng Nio adalah anak dari Jenderal Tan Wan Swee, seorang tokoh yang tidak hanya berpengaruh di Tiongkok, tetapi juga terlibat dalam pemberontakan yang gagal terhadap Kaisar Qian Long dari Dinasti Qing. Konflik antara Tan Wan Swee dan kaisar membuatnya berpikir untuk melindungi sang putri.

Dalam keputusan yang penuh pertimbangan, Jenderal Tan Wan Swee menitipkan Tan Peng Nio kepada sahabatnya, Lia Beeng Goe. Lia Beeng Goe, selain menjadi ahli pembuat peti mati, juga memiliki keahlian dalam bela diri. Langkah ini membawa Tan Peng Nio ke perjalanan yang tak terduga.

Pelarian ke Singapura dan Sunda Kalapa

Saat pemberontakan terhadap kaisar gagal, Tan Peng Nio dan Lia Beeng Goe memutuskan untuk melarikan diri. Mereka melakukan pelarian hingga ke Singapura, dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Sunda Kalapa, yang kini dikenal sebagai Jakarta. Di sana, Tan Peng Nio tidak hanya berusaha menyembunyikan identitasnya, tetapi juga mulai mengasah keterampilan bela diri dari Lia Beeng Goe.

BeritaTerkait

HOS Tjokroaminoto, Sang Pemimpin Abadi Sarekat Islam

Mengenang Soe Hok Gie: Aktivis, Penulis, dan Pendaki Gunung yang Meninggal di Puncak Semeru

Makam R.A.Tan Peng Nio Di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah

Terlibat dalam Perang Geger Pacinan

Pada tahun 1740, kisah heroik Tan Peng Nio mencapai puncaknya ketika terjadi Geger Pacinan. Peristiwa ini dikenal sebagai huru-hara di mana etnis Tionghoa menjadi sasaran pembantaian oleh tentara VOC Belanda. Dalam situasi genting ini, Tan Peng Nio dan Lia Beeng Goe mengungsi ke arah Timur, mencapai Kutowinangun (Kebumen, Jawa Tengah).

Di Kutowinangun, kisah perjalanan Tan Peng Nio berlanjut ketika ia bertemu dengan Kiai Honggoyudho, seorang ahli pembuat senjata. Bersama-sama, mereka membentuk pasukan bentukan KRAT Kolopaking II untuk melawan penindasan Belanda yang terus berlanjut.

Selama 16 tahun (1741-1757), Tan Peng Nio berada di garis depan perang bersama 200 pasukan KRAT Kolopaking II, yang dikirimkan untuk memberikan dukungan kepada pasukan Pangeran Garendi. Dalam perjalanan ini, ia bahkan dikabarkan menyamar sebagai seorang prajurit laki-laki untuk menghindari pengungkapan identitasnya. Perang berakhir dengan perundingan Giyanti pada tanggal 13 Februari 1755.

Kehidupan Pascaperang dan Keluarga

Setelah perang berakhir, Tan Peng Nio menikah dengan KRT Kolopaking III. Pasangan ini memilih untuk menetap di Kutowinangun, Kebumen, Jawa Tengah. Dari pernikahan mereka, lahir dua orang anak, KRT Endang Kertawangsa dan RA Mulat Ningrum.

Tan Peng Nio dikebumikan dengan penuh kehormatan di Desa Jatimulyo, Kecamatan Alian, Kebumen, Jawa Tengah. Makamnya dibangun dengan gaya tradisional Tionghoa yang mencerminkan warisan budayanya.

Referensi:

  1. “Raden Ayu Tan Peng Nio: Mulan dari Tanah Jawa.” Tionghoa.info. https://www.tionghoa.info/raden-ayu-tan-peng-nio-mulan-van-java/
  2. “Raden Ayu Tan Peng Nio Mulan dari Tanah Jawa.” Kompas. https://bebas.kompas.id/baca/polhuk/2020/09/07/raden-ayu-tan-peng-nio-mulan-dari-tanah-jawa/
  3. “R.A. Tan Peng Nio: Prajurit Perempuan Tionghoa yang Bertempur Melawan VOC.” Jernih.co. https://jernih.co/potpourri/r-a-tan-peng-nio-prajurit-perempuan-tionghoa-yang-bertempur-melawan-voc/
Tags: Geger PacinanHistoriJawaJawa TengahKebumen Jawa TengahSejarahTan Peng NioTokoh
KataKabar Online

Follow us on social media:

Berita Terbaru

Kirab Pusaka 1 Suro Warnai Tahun Baru Jawa 1959, Ribuan Warga Padati Kraton Surakarta

Peringati Idulfitri, Ratusan Abdi Dalem Kraton Surakarta Hadiningrat Hadiri Tradisi Sungkeman Pangabekten

Karaton Surakarta Kirabkan Sepasang Gunungan di Garebeg Pasa 2025

HOS Tjokroaminoto, Sang Pemimpin Abadi Sarekat Islam

Sejarah Hari Ibu Nasional: Peran Penting Perempuan bagi Masa Depan Indonesia

Berita Sepekan

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Sitemap

© Copyright 2024, All Rights Reserved | KataKabar.id

No Result
View All Result
  • KataKabar
    • Histori
    • Tokoh
    • Budaya
    • Misteri
    • Ragam
    • Inspirasi
  • Hubungi Kami

© Copyright 2024, All Rights Reserved | KataKabar.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In